welcom

SELAMAT DATANG DI WEB SD ISLAM INTEGRAL HIDAYATULLAH BANJARBARU KALIMANTAN SELATAN

Minggu, 14 Januari 2024

Ayoo Daftarkan Putra-Putri Anda , Dapatkan potongan 30% untuk sepuluh pendaftar pertama !

Mari buka hati dengan Pendidikan Tauhid, SD Islam Integral Hidayatullah Banjarbaru telah mewujudkan sistem pendidikan lebih terintegrasi, islamic inovatif,  dan Kreatif.

Mari bergabung bersama keluarga besar  SD Islam Integral Hidayatullah Banjarbaru, untuk mewujudkan Generasi Qur'an Yang Berakhlak & Berprestasi.

Jangan lupa, tanggal 15 Januari – 15 Maret 2024 (khusus pendaftar 10 siswa/i di gelombang 1 atau pertama mendaptkan potongan 30% untuk uang Gedung/jariyah) kami tunggu putra-putrinya di  Sekolah Kami.

Ayoo buruan, untuk 10 pendaftar pertama, quota terbatas …!!

Info lebih lanjut bisa menghubungi nomor admin di bawah ini !

Contak Person :

Ust. Arpan  : 0857-3595-8409

Penaftara Siswa dan Siswi Baru Tahu Ajaran 2024-2025

Silahkaan Klik Formulir Pendaftaran Di Sini -- >Klik Daftar

Senin, 02 Januari 2023

VISI, MISI SD ISLAM INTEGRAL HIDAYATULLAH BANJARBARU

A.   Visi SD ISLAM INTEGRAL HIDAYATULLAH

Menjadi Sekolah Islam Yang Bertauhid, Unggul Proses, Berwawasan Global Dan Lingkungan Islami Untuk Terwujudnya Generasi Qur’an Yang Berprestasi

B.   Misi SD ISLAM INTEGRAL HIDAYATULLAH

1.     Menjadikan Al Qur’an Sebagai Sumber Belajar Siswa  (Al  Qur’an                   

     Base Learning

2.    Menumbuhkan dan mengembangkan adab dengan pembiasaan yang bertahap       dan terstruktur.

3.     Mengembangkan proses pembelajaran yang aktif, kreatif dan inovatif

4.     Menumbuhkan dan mengembangkan skill leadership dan entrepreneurship

5.     Menyelenggarakan lembaga pendidikan dasar integral yang bertauhid dan  

     beradab  sehingga melahirkan generasi yang bertaqwa, cerdas, mandiri dan         berwawasan lingkungan dan global

6.     Mengutamakan keteladanan dan kasih sayang

7.     Meningkatkan kualitas tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang  

     berwawasan dan berkarakter integral.

8.     Membentuk lingkungan pendidikan yang bersih, islamiyah, ilmiah dan alamiah

C.   TUJUAN SD ISLAM INTEGRAL HIDAYATULLAH

1.   Mewujudkan generasi yang unggul di setiap prosesnya

2.    Menyelenggarakan pengelolaan dan pelayanan sekolah yang unggul

3.   Memiliki kemampuan untuk menciptakan pembelajaan yang aktif, kreatif dan menyenangkan di setiap prosesnya.

4.   Memiliki prestasi non akademik sesuai dengan kompetensi yang ada

5.   Mencerdaskan peserta didik sehingga menjadi lembaga pendidikan yang terdepan dalam keteladanan

D.   SASARAN SD ISLAM INTEGRAL HIDAYATULLAH

1.    Menciptakan Sekolah yang islami, ramah, bersih, indah dan nyaman

2.    Memenuhi sarana dan prasarana yang standar.

3.    Menumbuhkan kreativitas motivasi dan kedisiplinan seluruh warga sekolah

4.    Menghadirkan semangat budaya belajar yang berkelanjutan.


E.    Motto dan Nilai-Nilai Strategis SD ISLAM INTEGRAL HIDAYATULLAH

       Motto : “EXCELLEN WITH    INTEGRAL CHARACTER  ”

       Nilai-Nilai Strategis :

        ·           Islami, aktif, kreatif dan inovatif

        ·           Kepribadian yang beradab /ahlakul karimah

        ·           Memiliki leadership dan entrepreneurship

 

Alamat Sekolah SD Islam Integral Hidayatullah Banjarbaru : 

Jl. Palam Raya RT 01, Kel. Palam, Kec. Cempaka 

Kota Banjarbaru (Kal-Sel) Telp. 085735958409

Email :sdislamintegralhidayatullah@gmail.com

 


Kamis, 11 Agustus 2022

Siswa Baru SD Integral Hidayatullah Banjarbaru Laksanakan MPLS


B
anjarbaru – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sangat dibutuhkan di masa-masa awal masuk sekolah dan SD Islam Integral, alhamdulillah pada awal pertengahan Juli sudah melaksanakan MPLS, kegiatan ini tujuannya  untuk mendukung proses pembelajaran yang sesuai dengan tujuan pendidikan nasional. Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah adalah kegiatan pertama masuk sekolah untuk pengenalan program, sarana dan prasarana sekolah, cara belajar, penanaman konsep pengenalan diri, dan pembinaan awal kultur (budaya) sekolah di lingkungan SD Islam Integral Hidayatullah Banjarbru.

Pelaksanaan MPLS bagi siswa baru dilakukan dalam bentuk kegiatan yang bersifat edukatif, fun learning, dan kreatif untuk mewujudkan sekolah sebagai lingkungan yang terintegrasi antar satu tempat dengan tempat lainnya seperti antara lingkungan sekolah, lingkungan masyarakat dan lingkungan yang berkaitan tempat ibadah maupun tempat proses KBM yang ramah dan menyenangkan bagi siswa/i dan pendidik.

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) seyogyanya dimulai pada 11 Juli 2022, berhubung di SD Integral karena bersamaan dengan Para Pendidik yang juga masih ada urusan yayasan di luar kota, sehingga pelaksanaan MPLS baru berjalan efektif usai Idul Adha.

SD Islam Integral Hidayatullah Banjarbaru merupakan salah satu sekolah terdepan dalam melaksanakan Pendidikan Karakter yang religius dan beradab dengan motto sekolah “.

Kepala Sekolah SD Islam Integral Hidayatullah, Sarpani, S.Psi mengatakan MPLS kali ini dilakukan secara offline atau tatap muka.

“Tentu untuk pelaksanaan MPLS kali ini, berbeda dengan tahun lalu, kalau tahun sebelumnya berhubung karena pandemi sehingga dilaksanakan secara daring atau online, sebagian kecil dilaksanakan di sekolah dan sebagian besar dirumah masing-masing,” kata Kepala Sekolah SD Integral, Selasa (19/7/2022).

Pelaksanaan MPLS berlangsung selama tiga hari, Senin – Rabu, (18-20 Juli 2022) dan mengusung tema “ Educate Wholeheartedly with exemplary”, (Mendidik Sepenuh hati dengan keteladanan) yang bertempat di indoor dan outdoor sekolah meliputi materi :

1. Visi Misi & Struktur Kurikulum
2. Pengenalan Guru dan Siswa
3. Cara Belajar Efektif
4. Pendidikan Karakter
5. Kegiatan Kesiswaan
6. Kecakapan Hidup
7. Pengenalan budaya dan lingkungan sekolah

Pada apel pembukaan Kepala Sekolah menyampaikan bahwa kegiatan MPLS ini diikuti oleh 84 peserta yang terdiri dari lulusan siswa TK Yaa Bunayya, TK sekitar Kota Banjarbaru dan TK hasil dari seleksi PPDB tahun ini, tak lupa kaka-kaka senior turut meramaikan acara MPLS.

Pada kesempatan itu Kepala Sekolah juga meyakinkan kepada peserta bahwa kegiatan ini semata-mata bagaimana siswa/i mengetahui budaya dan karakter dilingkungan sekolah selain juga mengajak untuk tidak melakukan perundungan (bullying) sehingga mereka akan bisa menikmati proses kegiatan dari awal hingga akhir kegiatan dengan perasaan menyenangkan dan penuh keramahan.

“Selama tiga hari kegiatan MPLS seluruh peserta telah mengikuti dengan tertib dan menyenangkan,” ucapnya.

“Tahun ini ada pengenalan lingkungan sekolah secara integral dan menyeluruh, baik secara fisik seperti ruang-ruang bangunan, sarpras maupun non fisik seperti visi misi sekolah, struktur kurikulum, dan lain-lain,” tukasnya.

Sebelum ada MPLS, kegiatan pengenalan lingkungan sekolah dikenal dengan berbagai nama seperti Masa Orientasi Siswa (MOS) atau Masa Orientasi Peserta Didik Baru (MOPDB).

Kepala Sekolah mengatakan bahwa kunci dari MPLS adalah memberikan pengenalan terhadap lingkungan dan situasi satuan pendidikan dengan cara-cara menyenangkan, tanpa adanya perpeloncoan dalam arti bebas bullying.

“Kunci di dalam masa pengenalan lingkungan sekolah bagi peserta didik baru ini adalah bagaimana peserta memahami lingkungan situasi yang baru dengan nuansa penuh keramahan dan keteladanan,” katanya.

Tentu, penyampaian dari Kepala Sekolah mempertegas bahwa kegiatan yang dibuat dalam bentuk kreativitas dan model kegiatan yang edukatif sehingga peserta didik baru saat memasuki tahap awal pada lingkungan sekolah yang baru itu merasa nyaman dan penuh kekeluargaan.

Selain itu panitia juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk membuat inovasi-inovasi sederhana seperti display kelas (cara untuk mendesain, menyusun dan mengatur seluruh barang yang ada di kelas agar kelas menjadi nyaman untuk belajar)dengan melibatkan guru dan siswa-siswinya,dan kegiatan literasi maupun kegiatan lainnya pada beberapa materi yang disampaikan di kegiatan MPLS.

Salah satu contohnya pada kegiatan literasi, seluruh peserta yang terbagi kedalam kelompok kecil mereka diminta untuk masing-masing siswa membawa buku bacaan dari rumah untuk kemudian dari perwakilamn kelompok membacakan dan menceritakan ulang dari hasil telaah mereka terhadap sebuah cerita yang ada di dalam buku tersebut dan ini dipandu oleh Wali kelas masing-masing, kegiatan literasi ini akan terus dilaksanakan dengan jadwal yang telah disepakti bersama.

Dari kegiatan tersebut tujuannya untuk menumbuhkan minat dan bakat yang nantinya akan terbiasa untuk membuat resume kedalam karya tulis. “ Tentu harapannya untuk jangka panjang muncul karya-karya inovatif peserta yang tumbuh dari bakat maupun minat yang sudah dirancang dari awal ,” pungkasnya dengan penuh keyakinan. (Arpan-Red) 

JASMERAH ala SD Islam Integral Hidayatullah Banjarbaru

 

Sebanyak 40 siswa Kelas 1,2 dan 3 Sekolah Dasar (SD) Integral Hidayatullah Bjb mengadakan fieldtrip (kunjungan) ke Museum Lambung Mangkurat, Rabu (10/08/2022). 

Fieldtrip ke Museum Lambung Mangkurat mengambil tema besar Jas Merah, ‘Jangan Meninggalkan Sejarah’.

“Kita mengadakan fieldtrip ke Museum Lambung Mangkurat sesuai dengan tema pembelajaran di tema 1 kelas 1,2 dan 3, tema pembelajaran wisata” kata Nur Hidayah, S.H.I walas kelas 2 SD Integral Hidayatullah Banjarbaru.

Sedangkan walas kelas 1 Sukarni, S.E menjelaskan “untuk kelas kami di kelas 1 siswa-siswi bisa mengenal cagar alam dan budaya Banjar Kalimantan Selatan”.

Kalau kelas 3 siswa-siswi diharapakan bisa mengenal perkembangan dan pertumbuhan makhluk hidup,” lanjut dari keterangan Shofia wali kelas 3.

Setibanya pukul 08.40 wita rombongan SD Integral Hidayatullah di depan Museum langsung disambut oleh Bapak Muhammad Taufik selaku Pamong Budaya, Selly Juanisa, dan Nordiansyah sebagai Pemandu dari Museum. Syafardi Husain selaku Ketua Pelaksana fieldtrip SD Integral pun di sela-sela pertemuan memberikan majalah Suara Hidayatullah dan plakat ucapan terimakasih atas diterimanya siswa-siswi SD Integral Hidayatullah. 

Usai acara seremonial, siswa-siswi dibagi menjadi dua kelompok, untuk kelompok pertama terdiri dari kelas dua dan tiga sedangkan kelompok dua khusus kelas satu.

“Ayoo..ade-ade sudah siap?, siaap!”..jawab anak-anak dengan penuh semangat dan serempak. Nanti kaka jelaskan di dalam untuk setiap gambar dan benda-benda yang kita temui, tapi ingat ya barangnya jangan disentuh ya, siap!” seru kaka Selly Juanisa, selaku pemandu Museum Lambung Mangkurat. “siap!” jawab anak-anak denga penuh kekompakan.

Di Museum anak-anak belajar untuk mengenal mulai dari koleksi benda bersejarah tentang masa-masa pra sejarah, jenis-jenis alat-alat berburu, hewan-hewan, kerajaan-kerajaan yang pernah ada di Kalimantan Selatan dan jejak penjajahan Belanda, tak lupa mereka juga dikenalkan dengan tokoh spiritual Kalimantan Selatan yaitu Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari (1710-1812).

Usai berkeliling mengekplorasi benda-benda bersejarah dari ruangan lantai dua kurang lebih selama satu jam setengah, anak-anak kembali ke bawah untuk rehat sejenak sambil menikmati minuman dan makanan ringan.

“Wah seru ya”, celetuk beberapa anak-anak, sembari membuka botol air minumnya dan beberapa yang lainnya mengambil tasnya.  

“Alhamdulillah dalam mengikuti kegiatan fieldtrip ini ananda tampak sangat antusias, melihat benda-benda bersejarah khususnya budaya yang ada di Kalimantan Selatan. Dan yang tidak kalah penting juga adalah menumbuhkan rasa nasionalisme dan kebangsaan karena melihat secara nyata bukti atau catatan sejarah yang telah ditorehkan oleh para pejuang dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Hal ini tentu sangat penting sehingga generasi harapan bangsa dan umat akan selalu mengingat sejarah dan memiliki rasa cinta yang besar pada bangsanya sendiri, sebagaiman pesan Bung Karno Jas Merah ‘jangan sekali-kali meninggalkan sejarah’, ayo mari belajar sejarah!” Pesan Kepala Sekolah SD Islam Integral Hidayatullah kepada Para Pendidik, anak-anak dan para pembaca semua. (Arpan-red)

Rabu, 22 Februari 2017

Perpustakaan Keliling Kota Banjarbaru Kunjungi SD Islam Integral Hidayatullah


Kamis, 23 Februari 2017 untuk pertama kalinya Perpustakaan Keliling mengunjungi sekolah SD Islam Integral Hidayatullah yang terletak di Kelurahan Palam tersebut.
          Harmoko, S.H.I selaku Kepala Sekolah SD Islam Integral Hidayatullah, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan program sekolah bentuk menyegarkan minat membaca anak didik, dimana sekolah belum mempunyai perpustakaan sendiri. Dengan adanya perpustakaan keliling siswa didik dapat memilih beragam buku bacaan sesuai dengan keinginan siswa didik tersebut agar minat baca mereka lebih terangsang.
         Kedatangan perpustakaan keliling ini disambut baik oleh guru dan siswa SD Islam integral Hidayatullah para siswa,anak-anak terlihat begitu sangat antusias menelusuri buku-buku yang tersedia di rak-rak perpstakaan keliling.
#editby:Iskandar Noreng

Jumat, 17 Februari 2017

Fun Cooking 2 membentuk Jiwa Leadership Siswa




Dalam rangka menjalin silahturahmi wali murid, komite, dan sekolah, SD Islam Integral Hidayatullah Banjarbaru mengadakan acara Rapat Koordinasi Wali Murid dengan Komite setiap bulannya. Pada bulan ini acara dikemas dengan kegiatan Fun Cooking bertema Jagung yang dilaksanakan oleh siswa/siswi SD Islam Integral Hidayatullah guna mendukung acara rapat bulanan tersebut (18/02/2017). Acara ini dilaksanakan di halaman sekolah dengan diikuti oleh seluruh siswa/siswi SD Islam Integral Hidayatullah yang didampingi oleh Ustadzah Najla Maulida selaku koordinator acara Fun Cooking tersebut.

Kamis, 09 Februari 2017

Peduli Lingkungan Ajarkan Anak Membuat Pupuk Kompos dan Menanam Sayur





 SDIT Kamis, 09/Februari 2017 -

Menanamkan rasa cinta kepada lingkungan dapat dimulai dari hal yang kecil. Salah satunya dengan memanfaatkan sampah organik menjadi pupuk kompos dan kegiatan menanam pohon, maka udara yang dihirup tetap bersih, ketersediaan air tanah tetap terjaga, dan pohon dapat menjaga kita dari bencana banjir dan longsor. Oleh karena itu sangat penting mengajarkan cinta lingkungan sejak dini.

Demikian disampaikan oleh Harmoko sebagai Kepala Sekolah SD Islam Integral Hidayatullah Banjarbaru. Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan dosen dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dan para mahasiswanya, serta dewan guru TK Yaa Bunayya dan SD Islam Integral Hidayatullah Banjarbaru, yang bertempat di TK Yaa Bunayya Hidayatullah Banjarbaru.


Acara yang melibatkan siswa TK Yaa Bunayya dan SD Islam Integral Hidayatullah Banjarbaru ini diselenggarakan oleh mahasiswa Komunikasi UMY yang tergabung dalam komunitas Creative Event Organizer dan dilaksanakan Kamis (09/02/17).


Lebih lanjut Hijratul Lu'lu selaku kepala sekolah TK Yaa Bunayya menjelaskan, kegiatan menanam pohon dan mengelola sampah menjadi pupuk kompos ini bertujuan untuk mengajarkan cara membuat kompos dan menanam pohon yang benar, sekaligus memberikan pengetahuan tentang pentingnya menjadikan sampah sebagai pupuk kompos dan menanam pohon serta sayur-sayuran. “Kita ingin sejak dini anak-anak dididik untuk tahu fungsi dan manfaat dari membuat dan mengelola sampah untuk dijadikan kompos, sehingga tertanam dalam diri mereka untuk selalu melestarikan dan menjaga lingkungan sekitar. Selain itu, mereka juga diajari cara menanam pohon yang benar, cara memindahkan bibit pohon ke pot, juga memupuk tanaman setelah dipindahkan,” jelasnya.



Mahasiswa ULM berharap, kegiatan ini menjadi awal bagi kegiatan-kegiatan membuat pupuk kompos dan penanaman pohon selanjutnya. “Semoga dengan mengetahui manfaat dan cara mengelola sampah menjadi pupuk organik dan menanam pohon serta sayur-sayuran, selanjutnya mereka akan bisa menanam pohon dengan kesadarannya sendiri. Mereka harus bisa peduli dengan lingkungan, terutama lingkungan di sekitar tempat tinggalnya, sehingga kelestarian lingkungan akan terus terjaga,” tuturnya.


#Author: Iskandar Noreng
#Editor: Agustina Sances


Admin

Admin
Ust. Arpan

Web Archive

Majalah Hidayatullah

Majalah Hidayatullah
Langganan Hub Ust. Bardi : 081253995353

Popular Posts

Fans Page

Recent Posts

Text Widget