Fieldtrip ke Museum Lambung Mangkurat mengambil tema besar Jas Merah, ‘Jangan Meninggalkan Sejarah’.
“Kita mengadakan fieldtrip ke Museum Lambung Mangkurat sesuai dengan tema pembelajaran di tema 1 kelas 1,2 dan 3, tema pembelajaran wisata” kata Nur Hidayah, S.H.I walas kelas 2 SD Integral Hidayatullah Banjarbaru.
Sedangkan walas kelas 1 Sukarni, S.E menjelaskan “untuk kelas kami di kelas 1 siswa-siswi bisa mengenal cagar alam dan budaya Banjar Kalimantan Selatan”.
“Kalau kelas 3 siswa-siswi diharapakan bisa mengenal perkembangan dan pertumbuhan makhluk hidup,” lanjut dari keterangan Shofia wali kelas 3.
Usai acara seremonial, siswa-siswi dibagi menjadi dua kelompok, untuk kelompok pertama terdiri dari kelas dua dan tiga sedangkan kelompok dua khusus kelas satu.
“Ayoo..ade-ade sudah siap?, siaap!”..jawab
anak-anak dengan penuh semangat dan serempak. Nanti kaka jelaskan di dalam untuk
setiap gambar dan benda-benda yang kita temui, tapi ingat ya barangnya jangan
disentuh ya, siap!” seru kaka Selly Juanisa, selaku pemandu Museum Lambung
Mangkurat. “siap!” jawab anak-anak denga penuh kekompakan.
Usai berkeliling mengekplorasi
benda-benda bersejarah dari ruangan lantai dua kurang lebih selama satu jam
setengah, anak-anak kembali ke bawah untuk rehat sejenak sambil menikmati
minuman dan makanan ringan.
“Wah seru ya”, celetuk beberapa anak-anak,
sembari membuka botol air minumnya dan beberapa yang lainnya mengambil tasnya.
“Alhamdulillah dalam mengikuti kegiatan fieldtrip
ini ananda tampak sangat antusias, melihat benda-benda bersejarah khususnya
budaya yang ada di Kalimantan Selatan. Dan yang tidak
kalah penting juga adalah menumbuhkan rasa nasionalisme dan kebangsaan
karena melihat secara nyata bukti atau catatan sejarah yang telah ditorehkan oleh
para pejuang dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Hal ini tentu sangat
penting sehingga generasi harapan bangsa dan umat akan selalu mengingat sejarah
dan memiliki rasa cinta yang besar pada bangsanya sendiri, sebagaiman pesan Bung
Karno Jas Merah ‘jangan sekali-kali meninggalkan sejarah’, ayo mari
belajar sejarah!” Pesan Kepala Sekolah SD Islam Integral Hidayatullah kepada
Para Pendidik, anak-anak dan para pembaca semua. (Arpan-red)
.jpeg)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar